Skip to main content

Bahasa Perancis: KATA BENDA « MASCULIN et FÉMININ »

MAU PENGHASILAN ONLINE? KLIK
 Dalam bahasa Perancis, kata benda dibagi menjadi 2 kelompok menurut gender atau jenis kelaminnya, yaitu maskulin dan feminin. Jenis kelamin suatu benda biasanya tidak ada hubungannya dengan makna kata yang bersangkutan, melainkan hanya sekadar embel-embel saja. Jadi, kita tidak bisa tahu suatu kata benda ini maskulin atau feminin hanya dengan melihatnya sekilas, tapi harus DIHAFAL!!

Misalkan saja, kata pedang. Mungkin kita akan berpikir pedang adalah kata benda maskulin, karena pedang biasanya digunakan oleh pria, namun, dalam bahasa Perancis pedang merupakan kata benda feminin. Contoh lain, vas bunga. Dalam bahasa Perancis vas bunga adalah kata kerja maskulin. Aneh kan?! Tidak kok. Karena seperti yang aku bilang sebelumnya,jangan selalu hubungkan jenis kelamin suatu benda dengan maknanya.
Ya sudah langsung saja kita ulas apa saja perbedaan antara kata benda maskulin dan feminine dalam bahasa Perancis:

    1.       Maskulin (masculin)
Kata benda umumnya maskulin diawali dengan artikel  “le” (diucapkan /leu/ [?])
Contoh:
Le garçon            (/leugarsong/)                 = Anak laki-laki,putra
Le père                  (/leu per/)                          = ayah, bapak
Le chien                (/leu shiang/)                    = anjing jantan
Le chat                 (/leu sha/)                             = kucing jantan
Le jour                 (/leu jur/)                              = hari/siang
Le lundi                 (/leu langdi/)                     = hari senin
Le cadeau            (/leu kado/)                       = kado, hadiah
Le caillou              (/leu kayyu/)                     = batu

Namun, jika kata benda diawali dengan  huruf vokal atau huruf h yangmana dalam bahasa Perancis sama sekali tidak diucapkan, maka akan kata benda tersebut tidak diawali oleh « le » lagi, melainkan hanya «l’ ». contoh :
L’hôpital              (/lopital/)                            = rumah sakit
L’office                (/loffis/)                            = kantor, tugas
L’aide                    (/ledeu/)                             = pembantu
L’homme             (/lommeu/)                        = laki-laki
L’oncle                  (/longkleu/)                       = paman, om

PENGECUALIAN :
Le héros               (/leu ero/)                          = pahlawan
Le haricot            (/leu ariko/)                       = buncis
Le hors-d’œuvre (/leu ordovreu/)            = hidangan pembuka

    2.       Feminin (Féminin)
Kata benda umumnya feminin diawali dengan artikel  “la” (diucapkan /leu/)
Contoh:
La femme            (/la famm/)                        = wanita, perempuan
La mere               (/la mer/)                            = ibu, mama
La tante               (/la tongteu/)                      = tante, bibi
La tour                  (/la tur/)                              = menara
La fois                   (/la foa/)                              = kali
La voix                 (/la voa/)                             = suara
La chatte             (/la shatteu/)                     = kucing betina
La chienne           (/la shienneu/)                 = anjing betina

Sama seperti kata benda maskulin, kata benda feminin juga akan diikuti oleh « l’ » jika bertemu dengan kata benda yang berawalan huruf vokal atau huruf h.
Contoh :
L’amie                   (/lami/)                           = teman perempuan
L’épée                   (/lepe/)                            = pedang
L’allumette         (/lallumett)                         = korek api  

bersambung ke bagian 2        
MAU PENGHASILAN ONLINE? KLIK

Comments

  1. belajar Bahasa Perancis memang menyenangkan

    ReplyDelete
  2. Masculin dan feminim gak ada bedanya donk??? Lagipula tau benda co/ce darimana???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gender gramatikal memang (secara umum) tidak ada hubungannya dengan gender seks, kecuali kata benda yang berhubungan dengan manusia dan hewan seperti 'ayah' dan 'ibu'. Untuk mengetahui kata benda feminin atau maskulin kita harus menghapalnya.

      Selamat belajar ;)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Persamaan Bahasa Indonesia, Banjar, dan Tagalog (Filipino) #1

Bahasa Banjar merupakan bahasa yang dipertuturkan di sebagian besar wilayah kalimantan, yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Bahasa Tagalog merupakan bahasa ibu dari seperempat penduduk Filipina dan bentuk standarnya disebut bahasa Filipino. Walau kedua bahasa ini terpisah oleh perbedaan jarak, namun keduanya memiliki kesamaan yang cukup menarik perhatian. Hal ini wajar mengingat keduanya masih tergolong sebagai rumpun bahasa Malayo-Polinesia, sama halnya dengan kebanyakan bahasa lan di nusantara, seperti bahasa Melayu, Minangkabau, Jawa, dan Sunda. Berikut merupakan kosakata dalam bahasa Banjar dan Filipino yang berkognasi (berasal dari akar yang sama).

Bahasa Inggris : CONDITIONAL SENTENCES (IF CLAUSE)

MAU PENGHASILAN ONLINE? KLIK Pasti kalian pernah mendengar lagu  Hoobastank  berjudul  If I were You. Mungkin bagi kalian bingung dengan judul lagu tersebut. Bukannya “I” seharusnya diikuti oleh tobe “am” atau “was”, bukannya “were”. Lalu, mungkin sebagian dari sekalian tak menghiraukan itu, atau menganggap itu hanyalah kalimat bahasa Inggris tak baku. Jika kalian berfikir begitu, maka kalian akan salah total.                 Sebenarnya judul lagu tersebut menggunakan struktur kalimat “CONDITIONAL SENTENCE”. Apa itu ? Conditional Sentence dalam bahasa Indonesia berarti KALIMAT PENGANDAIAN. Kalau dalam bahasa Indonesia, struktur kalimat pengandaian tidak bisa dibedakan dengan kalimat biasa, kecuali ada kata seandainya, andai, jika, kalau, dll. Namun dalam bahasa Inggris sedikit ribet kalau membahas mengenai Kalimat Pengandaian. image source: http://passionforwriting.siterubix.com                 Dalam bahasa Inggris, Conditional Sentence atau Kalimat Pengandaian dibaca men