Skip to main content

Bahasa Perancis: HURUF ALFABET #2 « DIAKRITIK DAN LIGATUR »



A.      Huruf ber-diakritik
Dalam bahasa Perancis, dikenal ada beberap diakritik. Diakritik itu mirip seperti harakat dalam huruf Hijaiyah bahasa Arab, kalau kalian pernah mempelajarinya. Tapi bedanya, diakritik dalam bahasa Perancis hanya berlaku untuk huruf-huruf tertentu, sedangkan harakat bisa digunakan untuk semua huruf hijaiyah.

Kembali ke topik! Jadi, diakritik dalam bahasa Perancis ada: aksen tajam, aksen dalam/berat, sirkumfleks, dieresis, dan cedilla. Diakritik tidak berpengaruh pada susunan dan jumlah huruf bahasa Perancis. Langsung saja, ini dia penjelasan lebih lanjut mengenai huruf-huruf ber-diakritik:


1.       Accent aigu /aksongtegu/ (aksen tajam)
É
Huruf é sebenarnya tidak terlalu beda dengan pengucapan e dalam kata bahasa Indonesia « ember ». walau begitu, tetap saja ada sedikit perbedaan. Tapi, beda sedikit kan tidak apa-apa. Namanya saja baru belajar.hehe

Contoh dalam kata :
Écouter /ekute/ = mendengarkan

2.       Accent grave  /aksong gravv/ (aksen berat/dalam)
Àà
Èè
Ùù
À digunakan untuk membedakan kata à /a/ (=di/ke)  dan a /a/ (=mempunyai/sudah) . Sedangkan ù digunakan untuk membedakan kata ou /u/ (=atau) dan  /u/ (=di/ke mana). Jadi kesimpulannya apa? Kesimpulannya, pengucapan à ya sama saja dengan a, dan ù sama saja dengan u. fyuhh,, susah-susah belajar, toh sama saja ya…haha. Lebih gilanya lagi huruf ù hanya muncul di 1 kata saja, yaitu (=di mana). Gila benerr….wkwk

Tapi, kalau è agak sedikit beda pengucapannya dengan e biasa (tapi bagi orang awam terdengar sama saja). Memang, huruf è diucapkan seperti huruf e biasa dalam kata “ember”, namun bibir harus dibuka lebih lebar. Itu saja sih bedanya….hmmmm

3.       Circonflexe /sirkongfleks/
Ââ
Êê
Îî
Ôô
Ûû
Semuanya kurang lebih sama saja diucapkan dengan huruf tanpa circonflexe. Jadi tidak usah dijelaskan panjang lebar lagi ya….
4.       Tréma /trema/
Ëë
Ï ï
Üü
Ÿÿ
Huruf ë dalam kata noël (=natal) dibaca seperti huruf è, alias bibir harus lebih terbuka.
Huruf ï dalam kata naïve (=naif/polos) diucapkan menjadi lebih dalam dan “tajam”, serta terpisah dengan suku kata sebelumnya. Jadi dibacanya kurang lebih /na-iyv/.
Huruf ü biasanya hanya muncul pada nama-nama dalam injil, misalnya Archélaüs, Capharnaüm, Emmaüs, Ésaü and Saül.
Huruf ÿ sekarang ini hanya digunakan dalam nama orang dan dalam naskah-naskah tua Perancis.

5.       Cedille /sediyyeu/
Çç
Huruf ç digunakan untuk membedakan dengan huruf c biasa yang dalam bahasa perancis bisa diucapkan seperti huruf c dalam kata “cemara” dan seperti huruf k dalam kata “kembar”. Jadi, ç berbunyi seperti huruf  c dalam kata “cemara” atau bisa juga berbunyi seperti s dalam kata “basah”.
Contoh dalam kata:
             Le garçon(/leu garsong/)                      = Anak laki-laki,putra

B.      Huruf Ligatur
Secara sederhana, ligature itu gabungan 2 huruf yang dijadikan satu. Dalam bahasa Perancis ada dua huruf ligature, yaitu:
1.    Œ
Seperti yang kalian lihat œ merupakan gabungan antara huruf o dan e. Ia dibaca seperti  (tapi agak beda) huruf e dalam kata “sering”.
Contoh dalam kata:
Sœur /seur/       = saudari
Œuvre /euvre/   = karya/ hasil kerja

2.    Æ

Huruf æ ini sangat, sangat jarang digunakan. Ia biasanya muncul pada kata-kata serapan bahasa Latin atau Yunani, misallnya tænia, ex æquo, cæcum, æthyse.

Umumnya æ berbunyi seperTi e biasa.

Comments

  1. knpa jdi tertarik dngn francais jay?

    ReplyDelete
    Replies
    1. eh ada urg kah? baru telihat aku...hehe

      kd tw jua kenapa kah...wkwk... mungkin karena bahasanya terdengar romantis.. wes ewes ewes...hehe

      km punk?

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bahasa Perancis: KATA BENDA « MASCULIN et FÉMININ »

MAU PENGHASILAN ONLINE? KLIK  Dalam bahasa Perancis, kata benda dibagi menjadi 2 kelompok menurut gender atau jenis kelaminnya, yaitu maskulin dan feminin. Jenis kelamin suatu benda biasanya tidak ada hubungannya dengan makna kata yang bersangkutan, melainkan hanya sekadar embel-embel saja. Jadi, kita tidak bisa tahu suatu kata benda ini maskulin atau feminin hanya dengan melihatnya sekilas, tapi harus DIHAFAL!! Misalkan saja, kata pedang. Mungkin kita akan berpikir pedang adalah kata benda maskulin, karena pedang biasanya digunakan oleh pria, namun, dalam bahasa Perancis pedang merupakan kata benda feminin. Contoh lain, vas bunga. Dalam bahasa Perancis vas bunga adalah kata kerja maskulin. Aneh kan?! Tidak kok. Karena seperti yang aku bilang sebelumnya,jangan selalu hubungkan jenis kelamin suatu benda dengan maknanya. Ya sudah langsung saja kita ulas apa saja perbedaan antara kata benda maskulin dan feminine dalam bahasa Perancis:     1.        Maskulin ( masculin ) Kata

Persamaan Bahasa Indonesia, Banjar, dan Tagalog (Filipino) #1

Bahasa Banjar merupakan bahasa yang dipertuturkan di sebagian besar wilayah kalimantan, yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Bahasa Tagalog merupakan bahasa ibu dari seperempat penduduk Filipina dan bentuk standarnya disebut bahasa Filipino. Walau kedua bahasa ini terpisah oleh perbedaan jarak, namun keduanya memiliki kesamaan yang cukup menarik perhatian. Hal ini wajar mengingat keduanya masih tergolong sebagai rumpun bahasa Malayo-Polinesia, sama halnya dengan kebanyakan bahasa lan di nusantara, seperti bahasa Melayu, Minangkabau, Jawa, dan Sunda. Berikut merupakan kosakata dalam bahasa Banjar dan Filipino yang berkognasi (berasal dari akar yang sama).

Bahasa Inggris : CONDITIONAL SENTENCES (IF CLAUSE)

MAU PENGHASILAN ONLINE? KLIK Pasti kalian pernah mendengar lagu  Hoobastank  berjudul  If I were You. Mungkin bagi kalian bingung dengan judul lagu tersebut. Bukannya “I” seharusnya diikuti oleh tobe “am” atau “was”, bukannya “were”. Lalu, mungkin sebagian dari sekalian tak menghiraukan itu, atau menganggap itu hanyalah kalimat bahasa Inggris tak baku. Jika kalian berfikir begitu, maka kalian akan salah total.                 Sebenarnya judul lagu tersebut menggunakan struktur kalimat “CONDITIONAL SENTENCE”. Apa itu ? Conditional Sentence dalam bahasa Indonesia berarti KALIMAT PENGANDAIAN. Kalau dalam bahasa Indonesia, struktur kalimat pengandaian tidak bisa dibedakan dengan kalimat biasa, kecuali ada kata seandainya, andai, jika, kalau, dll. Namun dalam bahasa Inggris sedikit ribet kalau membahas mengenai Kalimat Pengandaian. image source: http://passionforwriting.siterubix.com                 Dalam bahasa Inggris, Conditional Sentence atau Kalimat Pengandaian dibaca men