Skip to main content

Bahasa Inggris: VERB

MAU PENGHASILAN ONLINE? KLIK

Kalian  pasti sering menemukan istilah “Verb” dalam bahasa Inggris. Tapi, mungkin sebagian dari kalian belum tahu apa itu “verb”. Verb dala bahasa Indonesia disebut dengan KATA KERJA. Kalian pasti sudah tahu apa itu kata kerja kan. Kata kerja dalam Indonesia memiliki dua bentuk, yaitu kata kerja bentuk dasar seperti : minum, makan, ajar, duduk, dll. Dan kata kerja jadian atau berimbuhan, seperti : meminum, dimakan, mengajar, belajar, menduduki, dll.

Sedangkan ,kata kerja dalam bahasa Inggris menurut tenses atau kala-nya terdiri dari beberapa bentuk. Meliputi  kata kerja dasar (to infinitive), present, past, past participle, continuous, dll. 
     
     A.      Bentuk dasar/ to infinitive
Kata kerja dasar atau to infinitive adalah kata kerja yang akan kita temukan ketika kita mencari di kamus. Misalnya, kata kerja “went”. Kamu tidak akan mendapatkan kata ini di kamus formal, karena kata kerja ini bukan merupakan kata dasar / bentuk kamus, sehingga kamu harus mencari akar kata / bentuk dasarnya, yaitu “go”.

Kata kerja bentuk dasar dapat juga dipakai di dalam kalimat. Biasanya dipakai ketika menggabungkan 2 kata kerja yang saling melengkapi. Dan kata dasarnya diikuti oleh “to”.
Misalnya :
1.       I wanted to go to school yesterday.
Pada kalimat di atas, terdapat kata kerja dasar “to go” yang didahului oleh kata kerja berimbuhanyaitu “wanted” (kata kerja bentuk 2 / past tense).
2.        I’m going to read that book.
Pada kalimat di atas, terdapat kata kerja dasar “to read” yang didahului oleh kata kerja “am going” (kata kerja continuous).
  
    B.      Bentuk present
Tidak terlalu berbeda dengan kata kerja bentuk dasar, kata kerja bentuk present tidak menggunakan tambahan apapun. Perbedaannya adalah ketika kata kerja ini dilakukan oleh subjek orang ketiga tunggal, yaitu “he” (dia lk), dan “she” (dia pr). Ketika kata kerja bentuk present dilakukan oleh “he” dan “she”, maka kata kerjanya ditambah akhiran –s. untuk lebih jelasnya simak beberapa contoh kalimat di bawah :
1.       She writes a letter to her friend.
Pada kalimat di atas kata kerja “write” berubah menjadi “writes” karena bentuk tenses dari kalimat di atas adalah present.
2.       He plays badminton.
Play => plays
3.       Jaya comes to my house.
Pada kalimat di atas, subjeknya adalah “Jaya”. Yang harus kita ingat adalah “he” , “she” dan “it” adalah kata ganti orang ketiga tunggal. Dan semua nama orang dan benda yang tunggal memiliki sama dengan “he”, “she”, dan “it”. Untuk lebih memahami simak contoh berikutnya :
4.       My school has 14 classrooms and 5 laboratories.
My school = it, sehingga kata kerjanya adalah bentuk –s.
5.       Dewi wears a beautiful dress.
Dewi = she, sehingga kata kerjanya adalah bentuk –s.

Kalian  pasti sering menemukan istilah “Verb” dalam bahasa Inggris. Tapi, mungkin sebagian dari kalian belum tahu apa itu “verb”. Verb dala bahasa Indonesia disebut dengan KATA KERJA. Kalian pasti sudah tahu apa itu kata kerja kan. Kata kerja dalam Indonesia memiliki dua bentuk, yaitu kata kerja bentuk dasar seperti : minum, makan, ajar, duduk, dll. Dan kata kerja jadian atau berimbuhan, seperti : meminum, dimakan, mengajar, belajar, menduduki, dll.

Sedangkan ,kata kerja dalam bahasa Inggris menurut tenses atau kala-nya terdiri dari beberapa bentuk. Meliputi  kata kerja dasar (to infinitive), present, past, past participle, continuous, dll. 
     
     A.      Bentuk dasar/ to infinitive
Kata kerja dasar atau to infinitive adalah kata kerja yang akan kita temukan ketika kita mencari di kamus. Misalnya, kata kerja “went”. Kamu tidak akan mendapatkan kata ini di kamus formal, karena kata kerja ini bukan merupakan kata dasar / bentuk kamus, sehingga kamu harus mencari akar kata / bentuk dasarnya, yaitu “go”.

Kata kerja bentuk dasar dapat juga dipakai di dalam kalimat. Biasanya dipakai ketika menggabungkan 2 kata kerja yang saling melengkapi. Dan kata dasarnya diikuti oleh “to”.
Misalnya :
1.       I wanted to go to school yesterday.
Pada kalimat di atas, terdapat kata kerja dasar “to go” yang didahului oleh kata kerja berimbuhanyaitu “wanted” (kata kerja bentuk 2 / past tense).
2.        I’m going to read that book.
Pada kalimat di atas, terdapat kata kerja dasar “to read” yang didahului oleh kata kerja “am going” (kata kerja continuous).
  
    B.      Bentuk present
Tidak terlalu berbeda dengan kata kerja bentuk dasar, kata kerja bentuk present tidak menggunakan tambahan apapun. Perbedaannya adalah ketika kata kerja ini dilakukan oleh subjek orang ketiga tunggal, yaitu “he” (dia lk), dan “she” (dia pr). Ketika kata kerja bentuk present dilakukan oleh “he” dan “she”, maka kata kerjanya ditambah akhiran –s. untuk lebih jelasnya simak beberapa contoh kalimat di bawah :
1.       She writes a letter to her friend.
Pada kalimat di atas kata kerja “write” berubah menjadi “writes” karena bentuk tenses dari kalimat di atas adalah present.
2.       He plays badminton.
Play => plays
3.       Jaya comes to my house.
Pada kalimat di atas, subjeknya adalah “Jaya”. Yang harus kita ingat adalah “he” , “she” dan “it” adalah kata ganti orang ketiga tunggal. Dan semua nama orang dan benda yang tunggal memiliki sama dengan “he”, “she”, dan “it”. Untuk lebih memahami simak contoh berikutnya :
4.       My school has 14 classrooms and 5 laboratories.
My school = it, sehingga kata kerjanya adalah bentuk –s.
5.       Dewi wears a beautiful dress.
Dewi = she, sehingga kata kerjanya adalah bentuk –s.

Kalian  pasti sering menemukan istilah “Verb” dalam bahasa Inggris. Tapi, mungkin sebagian dari kalian belum tahu apa itu “verb”. Verb dala bahasa Indonesia disebut dengan KATA KERJA. Kalian pasti sudah tahu apa itu kata kerja kan. Kata kerja dalam Indonesia memiliki dua bentuk, yaitu kata kerja bentuk dasar seperti : minum, makan, ajar, duduk, dll. Dan kata kerja jadian atau berimbuhan, seperti : meminum, dimakan, mengajar, belajar, menduduki, dll.

Sedangkan ,kata kerja dalam bahasa Inggris menurut tenses atau kala-nya terdiri dari beberapa bentuk. Meliputi  kata kerja dasar (to infinitive), present, past, past participle, continuous, dll. 
     
     A.      Bentuk dasar/ to infinitive
Kata kerja dasar atau to infinitive adalah kata kerja yang akan kita temukan ketika kita mencari di kamus. Misalnya, kata kerja “went”. Kamu tidak akan mendapatkan kata ini di kamus formal, karena kata kerja ini bukan merupakan kata dasar / bentuk kamus, sehingga kamu harus mencari akar kata / bentuk dasarnya, yaitu “go”.

Kata kerja bentuk dasar dapat juga dipakai di dalam kalimat. Biasanya dipakai ketika menggabungkan 2 kata kerja yang saling melengkapi. Dan kata dasarnya diikuti oleh “to”.
Misalnya :
1.       I wanted to go to school yesterday.
Pada kalimat di atas, terdapat kata kerja dasar “to go” yang didahului oleh kata kerja berimbuhanyaitu “wanted” (kata kerja bentuk 2 / past tense).
2.        I’m going to read that book.
Pada kalimat di atas, terdapat kata kerja dasar “to read” yang didahului oleh kata kerja “am going” (kata kerja continuous).
  
    B.      Bentuk present
Tidak terlalu berbeda dengan kata kerja bentuk dasar, kata kerja bentuk present tidak menggunakan tambahan apapun. Perbedaannya adalah ketika kata kerja ini dilakukan oleh subjek orang ketiga tunggal, yaitu “he” (dia lk), dan “she” (dia pr). Ketika kata kerja bentuk present dilakukan oleh “he” dan “she”, maka kata kerjanya ditambah akhiran –s. untuk lebih jelasnya simak beberapa contoh kalimat di bawah :
1.       She writes a letter to her friend.
Pada kalimat di atas kata kerja “write” berubah menjadi “writes” karena bentuk tenses dari kalimat di atas adalah present.
2.       He plays badminton.
Play => plays
3.       Jaya comes to my house.
Pada kalimat di atas, subjeknya adalah “Jaya”. Yang harus kita ingat adalah “he” , “she” dan “it” adalah kata ganti orang ketiga tunggal. Dan semua nama orang dan benda yang tunggal memiliki sama dengan “he”, “she”, dan “it”. Untuk lebih memahami simak contoh berikutnya :
4.       My school has 14 classrooms and 5 laboratories.
My school = it, sehingga kata kerjanya adalah bentuk –s.
5.       Dewi wears a beautiful dress.
Dewi = she, sehingga kata kerjanya adalah bentuk –s.

Comments

Popular posts from this blog

Persamaan Bahasa Indonesia, Banjar, dan Tagalog (Filipino) #1

Bahasa Banjar merupakan bahasa yang dipertuturkan di sebagian besar wilayah kalimantan, yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Bahasa Tagalog merupakan bahasa ibu dari seperempat penduduk Filipina dan bentuk standarnya disebut bahasa Filipino. Walau kedua bahasa ini terpisah oleh perbedaan jarak, namun keduanya memiliki kesamaan yang cukup menarik perhatian. Hal ini wajar mengingat keduanya masih tergolong sebagai rumpun bahasa Malayo-Polinesia, sama halnya dengan kebanyakan bahasa lan di nusantara, seperti bahasa Melayu, Minangkabau, Jawa, dan Sunda. Berikut merupakan kosakata dalam bahasa Banjar dan Filipino yang berkognasi (berasal dari akar yang sama).

Bahasa Perancis: PANDUAN PENGUCAPAN DALAM BLOG INI

-           /eu/ dibaca seperti “e” dalam kata l e lah -           /ng/ dibaca tidak terlalu tampak seperti dalam bahasa Indonesia. Dibacanya pakai suara hidung (sengau). -           /sh/ dibaca seperti “sy” dalam kata sy ariah -           /e/ dibaca seperti “e” dalam kata e mb e r -            /r/ dibaca tidak terlalu tampak. Mirip seperti “kh” dalam kata khasiat atau nama Akhmad. -           /jz/ dibaca seperti “j”, tapi ketika mengucapkannya lidah dilengkungkan ke langit-langit mulut, sehingga terdengar lebih ‘tebal’. Selain itu sama saja seperti dalam bahasa Indonesia.

Bahasa Inggris : CONDITIONAL SENTENCES (IF CLAUSE)

MAU PENGHASILAN ONLINE? KLIK Pasti kalian pernah mendengar lagu  Hoobastank  berjudul  If I were You. Mungkin bagi kalian bingung dengan judul lagu tersebut. Bukannya “I” seharusnya diikuti oleh tobe “am” atau “was”, bukannya “were”. Lalu, mungkin sebagian dari sekalian tak menghiraukan itu, atau menganggap itu hanyalah kalimat bahasa Inggris tak baku. Jika kalian berfikir begitu, maka kalian akan salah total.                 Sebenarnya judul lagu tersebut menggunakan struktur kalimat “CONDITIONAL SENTENCE”. Apa itu ? Conditional Sentence dalam bahasa Indonesia berarti KALIMAT PENGANDAIAN. Kalau dalam bahasa Indonesia, struktur kalimat pengandaian tidak bisa dibedakan dengan kalimat biasa, kecuali ada kata seandainya, andai, jika, kalau, dll. Namun dalam bahasa Inggris sedikit ribet kalau membahas mengenai Kalimat Pengandaian. image source: http://passionforwriting.siterubix.c...