Skip to main content

Bahasa Inggris : ADVERB


Di sekolah, kamu mungkin sudah diajari mengenai adverb. Namun, kamu masih bingung mengenai apa itu adverb. Pada posting kali ini, aku akan membahas mengenai adverb.
                Untuk memahami adverb, perhatikan dialog berikut:
Ani         : Mira sedang berlari.
Budi       : Bagaimana dia berlari?
Ani         : Dia berlari dengan cepat.
Nah, kata yang bergaris bawah itulah yang disebut adverb. Namun, itu dalam bahasa Indonesia, kalau dalam bahasa Inggris, seperti ini:
Ani         : Mira is running.
Budi       : How is she running?
Ani         : She’s running quickly.
Dalam dialog di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa adverb dapat menjawab pertanyaan “how” (bagaimana).
Jadi, adverb berfungsi:
    1.       untuk memodifikasi verb. Perhatikan contoh berikut:
I am walking slowly.
We studied seriously.

   2.       untuk memberikan informasi lebih terhadap adjective:

I’m extremely happy.
She is very beautiful.

    3.       Sebagai  keterangan waktu atau tingkat keseringan:

always go to school by bus.
She seldom  visits my house.
Finally, he said it to me.



NAMUN INGAT, ADVERB TIDAK BISA MEMODIFIKASI NOUN YA!!!
She is a beautifully student. (salah)
She is a beautiful student. (benar)

Umumnya, adverb berasal dari adjective.Rumusnya adalah:
ADJECTIVE + -LY

FINAL                    +             -LY          = FINALLY
BEAUTIFUL         +             -LY          = BEAUTIFULLY
RARE                     +             -LY          = RARELY
BARE                     +             -LY          = BARELY
QUICK                   +             -LY          = QUICKLY
EXTREME             +             -LY          =EXTREMELY
SLOW                    +             -LY          = SLOWLY

Namun, ada beberapa adverb yang tidak diakhiri -ly:
-          FAST = merupakan adjective sekaligus adverb.
-          ALWAYS
-          SELDOM
-          NEVER
-          EVER
-           SOMETIMES
-          OFTEN
-          Dan masih banyak lagi....

Comments

Popular posts from this blog

Persamaan Bahasa Indonesia, Banjar, dan Tagalog (Filipino) #1

Bahasa Banjar merupakan bahasa yang dipertuturkan di sebagian besar wilayah kalimantan, yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Bahasa Tagalog merupakan bahasa ibu dari seperempat penduduk Filipina dan bentuk standarnya disebut bahasa Filipino. Walau kedua bahasa ini terpisah oleh perbedaan jarak, namun keduanya memiliki kesamaan yang cukup menarik perhatian. Hal ini wajar mengingat keduanya masih tergolong sebagai rumpun bahasa Malayo-Polinesia, sama halnya dengan kebanyakan bahasa lan di nusantara, seperti bahasa Melayu, Minangkabau, Jawa, dan Sunda. Berikut merupakan kosakata dalam bahasa Banjar dan Filipino yang berkognasi (berasal dari akar yang sama).

Bahasa Perancis: PANDUAN PENGUCAPAN DALAM BLOG INI

-           /eu/ dibaca seperti “e” dalam kata l e lah -           /ng/ dibaca tidak terlalu tampak seperti dalam bahasa Indonesia. Dibacanya pakai suara hidung (sengau). -           /sh/ dibaca seperti “sy” dalam kata sy ariah -           /e/ dibaca seperti “e” dalam kata e mb e r -            /r/ dibaca tidak terlalu tampak. Mirip seperti “kh” dalam kata khasiat atau nama Akhmad. -           /jz/ dibaca seperti “j”, tapi ketika mengucapkannya lidah dilengkungkan ke langit-langit mulut, sehingga terdengar lebih ‘tebal’. Selain itu sama saja seperti dalam bahasa Indonesia.

Bahasa Inggris : CONDITIONAL SENTENCES (IF CLAUSE)

MAU PENGHASILAN ONLINE? KLIK Pasti kalian pernah mendengar lagu  Hoobastank  berjudul  If I were You. Mungkin bagi kalian bingung dengan judul lagu tersebut. Bukannya “I” seharusnya diikuti oleh tobe “am” atau “was”, bukannya “were”. Lalu, mungkin sebagian dari sekalian tak menghiraukan itu, atau menganggap itu hanyalah kalimat bahasa Inggris tak baku. Jika kalian berfikir begitu, maka kalian akan salah total.                 Sebenarnya judul lagu tersebut menggunakan struktur kalimat “CONDITIONAL SENTENCE”. Apa itu ? Conditional Sentence dalam bahasa Indonesia berarti KALIMAT PENGANDAIAN. Kalau dalam bahasa Indonesia, struktur kalimat pengandaian tidak bisa dibedakan dengan kalimat biasa, kecuali ada kata seandainya, andai, jika, kalau, dll. Namun dalam bahasa Inggris sedikit ribet kalau membahas mengenai Kalimat Pengandaian. image source: http://passionforwriting.siterubix.c...