Skip to main content

Gender dan Artikel (Tentu)

Materi versi PDF DOWNLOAD
Latihan DOWNLOAD
Kunci Jawaban DOWNLOAD

Dalam bahasa Jerman ada yang namanya GENDER, alias JENIS KELAMIN. Eits, tapi bukan GENDER dalam arti sebenarnya, melainkan hanya GENDER GRAMMATIS alias GRAMMATICAL GENDER. Inilah salah satu keunikan bahasa Jerman. :D

GENDER dalam bahasa Jerman ada 3, yaitu Maskulin (Männlich), Feminin (Weiblich), dan Netral
(Sächlich). Apa yang membedakannya? Jawabannya adalah ARTIKELNYA! Berikut tabel artikel Bahasa Jerman menurut GENDERnya:
die Personalpronomen
Artikel Tentu
Untuk sekarang ini kalian cukup menghafal ketiga artikel ini saja dulu ya! J
Nah, sekarang kita akan bahas penggunaan artikel dalam bahasa Jerman. Sama seperti bahasa-bahasa lain, ARTIKEL tidak akan menjadi apa-apa tanpa KATA BENDA kan?! Begitu juga bahasa Jerman. Nah, sekarang mari kita tengok beberapa KATA BENDA bahasa Jerman beserta ARTIKELnya masing-masing.

der Vater /dyea:r fateu:r/                = Ayah
der Hund /dyea:r hund /                  = Anjing
die Mutter /dii mutta:/                    = Ibu
die Liebe /dii liybeu/                           = Cinta
das Kind /das kin/                                = Anak
das Buch /das bukh/                           = Buku

Silakan dihafal-hafal ya kosakata-kosakata di atas, karena pada pelajaran selanjutnya akan terus dipakai.

#WARNUNG!
SETIAP KALI INGIN MENGHAFAL KATA BENDA BARU BAHASA JERMAN, LIHAT DAN HAFALKAN JUGA ARTIKELNYA!

Nah, sudah lihat kan beberapa contoh KATA BENDA dalam bahasa Jerman. Jadi, setiap KATA BENDA dalam bahasa Jerman itu mempunyai GENDER yang ditandai oleh ARTIKELNYA: der-maskulin, die-feminin, dan das-netral.
Dan perlu diingat pula, GENDER dalam bahasa Jerman tidak selalu menggambarkan karakter sebenarnya kata benda itu sendiri, misalnya “der Hund” yang bermakan “anjing” berGENDER maskulin, tetapi itu tidak berarti “der Hund” hanya ditujukan kepada anjing jantan. Itu menandakan bahwa GENDER dalam bahasa Jerman merupakan sekadar FUNGSI GRAMATIS saja.
Walaupun begitu, ada beberapa kata benda yang memang sesuai dengan GENDERNYA. Misalnya, “der Vater” (=ayah) dan “der Mutter” (=ibu). Karena “ayah” pasti laki-laki, maka gendernya maskulin, sebaliknya karena “ibu” pasti perempuan, maka gendernya feminin. Ini berlaku pula untuk nama profesi. Misalnya, “der Lehrer” (= guru laki-laki) dan “die Lehrerin” (= guru perempuan).

#SCHLÜSS
-         GENDER BAHASA JERMAN:
1.    MASKULIN (der)
2.    FEMININ (die)
3.    NETRAL (das)
-         GENDER TIDAK SELALU MENGGAMBARKAN KARAKTER DARI KATA BENDANYA, MELAINKAN HANYA MERUPAKAN FUNGSI GRAMATIS SAJA.
- ADA BEBERAPA TIPS UNTUK BISA MENGETAHUI GENDER SUATU KATA BENDA JERMAN, BISA DILIHAT DI SINI

Materi versi PDF DOWNLOAD
Latihan DOWNLOAD
Kunci Jawaban DOWNLOAD

Comments

Popular posts from this blog

Persamaan Bahasa Indonesia, Banjar, dan Tagalog (Filipino) #1

Bahasa Banjar merupakan bahasa yang dipertuturkan di sebagian besar wilayah kalimantan, yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Bahasa Tagalog merupakan bahasa ibu dari seperempat penduduk Filipina dan bentuk standarnya disebut bahasa Filipino. Walau kedua bahasa ini terpisah oleh perbedaan jarak, namun keduanya memiliki kesamaan yang cukup menarik perhatian. Hal ini wajar mengingat keduanya masih tergolong sebagai rumpun bahasa Malayo-Polinesia, sama halnya dengan kebanyakan bahasa lan di nusantara, seperti bahasa Melayu, Minangkabau, Jawa, dan Sunda. Berikut merupakan kosakata dalam bahasa Banjar dan Filipino yang berkognasi (berasal dari akar yang sama).

Bahasa Inggris : CONDITIONAL SENTENCES (IF CLAUSE)

MAU PENGHASILAN ONLINE? KLIK Pasti kalian pernah mendengar lagu  Hoobastank  berjudul  If I were You. Mungkin bagi kalian bingung dengan judul lagu tersebut. Bukannya “I” seharusnya diikuti oleh tobe “am” atau “was”, bukannya “were”. Lalu, mungkin sebagian dari sekalian tak menghiraukan itu, atau menganggap itu hanyalah kalimat bahasa Inggris tak baku. Jika kalian berfikir begitu, maka kalian akan salah total.                 Sebenarnya judul lagu tersebut menggunakan struktur kalimat “CONDITIONAL SENTENCE”. Apa itu ? Conditional Sentence dalam bahasa Indonesia berarti KALIMAT PENGANDAIAN. Kalau dalam bahasa Indonesia, struktur kalimat pengandaian tidak bisa dibedakan dengan kalimat biasa, kecuali ada kata seandainya, andai, jika, kalau, dll. Namun dalam bahasa Inggris sedikit ribet kalau membahas mengenai Kalimat Pengandaian. image source: http://passionforwriting.siterubix.c...

Bahasa Perancis: PANDUAN PENGUCAPAN DALAM BLOG INI

-           /eu/ dibaca seperti “e” dalam kata l e lah -           /ng/ dibaca tidak terlalu tampak seperti dalam bahasa Indonesia. Dibacanya pakai suara hidung (sengau). -           /sh/ dibaca seperti “sy” dalam kata sy ariah -           /e/ dibaca seperti “e” dalam kata e mb e r -            /r/ dibaca tidak terlalu tampak. Mirip seperti “kh” dalam kata khasiat atau nama Akhmad. -           /jz/ dibaca seperti “j”, tapi ketika mengucapkannya lidah dilengkungkan ke langit-langit mulut, sehingga terdengar lebih ‘tebal’. Selain itu sama saja seperti dalam bahasa Indonesia.